Rabu, 02 Maret 2011 - 10:33:39 WIB
Hangatnya Jaket di Musim Dingin
Diposting oleh : Andreas Probo S
Kategori: Umum - Dibaca: 1266 kali



Siapa yang tak tahu jaket? Rasanya tidak mungkin ada orang yang
tidak tahu jaket. Setiap kita pasti memiliki persediaan jaket di lemari. Ya
jaket merupakan salah satu busana wajib yang harus kita miliki. Jaket merupakan
salah satu jenis busana yang
dibuat dengan bahan agak tebal dan dilapisi bahan pelapis yang hangat.



Jaket didesain secara khusus.
Pembuatannya pun tidak sama dengan pembuatan busana pada umumnya. Bila musim
penghujan tiba, jaket digunakan untuk menghalau udara dingin. Jaket populer dikenakan pada waktu musim dingin.
Saat ini banyak jenis jaket musim dingin.
Di Indonesia tidak mengenal adanya musim dingin, namun jaket dikenakan pada
saat musim hujan.



Di daerah bersuhu sedang dan
dingin, ketika musim dingin tiba, suhu udara menjadi rendah, bahkan hingga
mencapai angka minus. Kita bisa merasakan betapa dinginnya di sana. Kehadiran
jaket musim dingin sangat dibutuhkan untuk menghangatkan tubuh. Jaket musim dingin saat ini tidak
saja dibuat dengan model konvensional, namun telah dimodifikasi.



Hangatnya jaket musim dingin,
membuat orang berlomba-lomba untuk memilikinya. Tak heran bila sebagian
penghasilan dianggarkan untuk memenuhi kebutuhan akan jaket. Ditambah lagi
dengan berbagai model
dan desain jaket yang mulai beragam dan bervariasi.



Untuk jaket musim dingin,
biasanya didesain khusus. Jaket yang dibuat pun tidak hanya diperuntukkan di
luar ruangan, namun di dalam ruangan pun membutuhakan jaket.
Jaket khusus dikenakan di luar ruangan, terbuat dari bahan yang tebal, dilapisi
oleh busa, bulu angsa atau dacron.



Bila dikenakan sekilas, 
seperti orang eskimo yang terlihat gemuk karena jaket yang dipakai cukup tebal.
Terutama sekali jika musim salju tiba.
Bahkan sebelum mengenakan jaket, mengenakan berlapis-lapis pakaian, ditambah
dengan melingkarkan syal di leher dan mengenakan sarung tangan.



Untuk jaket musim dingin yang
dikenakan di dalam ruangan, cukup mengenakan jaket dengan model sweater, yang terbuat dari
benang wol yang tidak terlalu tebal. Udara
dingin yang berasal dari luar ruangan dapat terhalau dengan mengenakan jaket
model sweater.



Jaket kulit bisa dijadikan
sebagai jaket musim dingin. Hanya saja ketebalannya harus ditambah dengan
memasukkan bulu angsa agar terasa hangat.



Selain jaket, bisa juga
menggunakan mantel selama musim dingin. Sekilas mantel hampir mirip dengan
jaket, hanya saja ukurannya yang berbeda. Mantel ukurannya lebih panjang dari
jaket. Jika musim dingin masih berada dalam radius normal, kebanyakan orang lebih menyukai
mengenakan mantel.



Mantel dengan modelnya yang
panjang dan dibuat tidak setebal jaket, dirasa pas jika suhu udara pada musim
dingin masih berada dalam kondisi normal. Jika sudah bersalju, orang akan
beralih ke jaket.



Saat ini, desain jaket
mengikuti perkembangan tren berbusana. Hal ini menjadikan jaket tak hanya
sebagai penghangat badan, tetapi juga sebagai tren setter untuk pakaian musim dingin.  



Sumber : http://www.anneahira.com/jaket-musim-dingin.htm




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 







Humas

Mirota

Admin #1

Admin #2





/ /


Februari, 2012
MSSR KJS
   1234
567891011
12131415161718
19202122 232425
26272829   




177489


MY IP : 103.29.215.166

Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 20137

Hits hari ini : 76
Total Hits : 177489

Pengunjung Online: 1